Jumat, 29 April 2016

Puisi cinta



                             MALAM
Dari atas langit yang menatap bisu akan hampa yang ia rasakan.
Tersimpan satu kisah dibalik senyumnya
Tergores sedikit  luka hati,mengingatkannya akan ratapan kelam,berharap matahari kembali bersinar.
        Hai rembulan…
        Kembalilah kau ke pelukan sang dewi malam
        Isilah sendu hatinya dengan cahaya dari cintamu
        Walau itu hanya sedetik kau berikan,buatlah malam
        ini penuh dengan cerita bahagia.
Laju angin tak menyayat hati…
Desir ombak tak membanting rindu…
Bisingnya rantai kehidupan tak beralasan kau akan kembali…
Mungkin ini adalah malam terakhirmu
Dengan cinta,kelak kau akan milikinya kembali
Biarkanlah pujangga cinta menemani malamnya tanpa ada rasa penyesalan
oh kasih…
Kini kian terasa,dingin menusuk tulangku
Dalam mimpi panjangnya ia menunggu sang pujaan
Hingga merasakan pabila bahagia tak kunjung datang
Nestapa merajuk bagai dua hati yang tak saling berpelukan
Malam terasa hampa tak bersuara
Rindu sang kejora menyelimuti apa yang tak bersuara
Menanti rahasia kini terungkap
Bintang,menebar mimpi menjadi nyata
Menggelar pesona bak fatarmogana
Andai itu terjadi,maka reduplah luka sepi yang menggebu sanubari
Dan kelak akan terobati dalam cerita malam yang terkesan

Puisi cinta



                MEMBUJUK ASMARA
Cinta,cinta,cinta,dan cinta
Rasa cinta meyakini akan naluri ketika jatuh hati
Itu pasti…
Cinta merasakan akan jiwa yang menggelora,bagai api menjalar dari panasnya bara
Namun asapnya tak luput dari sebuah kisah bersejarah
Semakin cinta datang mendekat,
Semakin jantung tak ingin berdetak lebih kencang lagi
Apa namanya ini Tuhan?
Terlalu singkat aku tuk memahaminya
Apakah mungkin ada hasrat yang mendarat di tepi pelabuhan asmara
        Rayuan itu terucap dari kata manisnya
        Tak mampu diri ini mengartikan bahasa sang
        kekasih
        Tak kuasa aku menunjukkan asmara ini
        Atau memang sudah terlalu jauh
Pabila dirinya mencinta,
Aku kan membuat hati ini bicara tanpa tahu artinya membisu.
Hai pemuda perayu…
Hadirlah di mimpiku
Temuiku di sisir ombak yang berlabuh di kerinduan cinta yang telah kuberi
Beri aku cinta itu
Percayalah aku wanita yang kau khayalkan
Akan kuhadirkan bahagiaku padamu,
Walau sedetik kau mengatakan bahwa bahagia itu sederhana
Sedang kau tahu,sesederhana itulah cinta kasihku
        Membujukmu untuk mengenalku
        Membujukmu untuk mencintaiku
Wahai kekasih hatiku,asmara ada,karena hati ini tak menghindar dari cinta yang telah lama kumiliki.