Jumat, 29 April 2016

Puisi cinta



                MEMBUJUK ASMARA
Cinta,cinta,cinta,dan cinta
Rasa cinta meyakini akan naluri ketika jatuh hati
Itu pasti…
Cinta merasakan akan jiwa yang menggelora,bagai api menjalar dari panasnya bara
Namun asapnya tak luput dari sebuah kisah bersejarah
Semakin cinta datang mendekat,
Semakin jantung tak ingin berdetak lebih kencang lagi
Apa namanya ini Tuhan?
Terlalu singkat aku tuk memahaminya
Apakah mungkin ada hasrat yang mendarat di tepi pelabuhan asmara
        Rayuan itu terucap dari kata manisnya
        Tak mampu diri ini mengartikan bahasa sang
        kekasih
        Tak kuasa aku menunjukkan asmara ini
        Atau memang sudah terlalu jauh
Pabila dirinya mencinta,
Aku kan membuat hati ini bicara tanpa tahu artinya membisu.
Hai pemuda perayu…
Hadirlah di mimpiku
Temuiku di sisir ombak yang berlabuh di kerinduan cinta yang telah kuberi
Beri aku cinta itu
Percayalah aku wanita yang kau khayalkan
Akan kuhadirkan bahagiaku padamu,
Walau sedetik kau mengatakan bahwa bahagia itu sederhana
Sedang kau tahu,sesederhana itulah cinta kasihku
        Membujukmu untuk mengenalku
        Membujukmu untuk mencintaiku
Wahai kekasih hatiku,asmara ada,karena hati ini tak menghindar dari cinta yang telah lama kumiliki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar