SUARA KEKASIH
Mendung datang tak bermentari
Menandakan dia sudah pergi,dan tak akan kembali
Pelangi bermegakan cahaya
Namun tak kan jua menjemputnya tuk disisiku lagi
Setelah sekian lama aku menunggu pada hati yang suram
Jiwa ini seakan menyapa yang tidak ada
Pesanku tak terbalaskan
Rinduku hanya rasa yang terlupakan
Jeratan penyesalan itu tak lagi kujadikan alasan untuk menangis
Menagapa?
Mengapa kau meninggalkan cinta yang sedang terluka?
Mengapa kau khianati aku yang mencintaimu?
Tak ada sekalipun kau menanyakan kabarku
Tak ada sekalipun kau menyapaku walau dalam mimpi
Kini...aku tak bisa melihat wajah kekasihku yang entah dimana...
Langit kian gelap
Menjemput bahagia yang kian tertelan oleh waktu dan mimpi buruk semalam
Senyumku kian meredup bersama matahari yang menjelma menjadi rembulan
Membawa kisah baru untuk cinta selanjutnya
Tapi cinta itu bukan aku
Rasa yang dulu pernah ada
Kusisihkan dalam rinaian hujan yang kini terlanjur membisu
Membawa kenangan dan cinta
Antara aku dan kekasihku
Kudengar sayup-sayup suara kekasihku dari kejauhan
Tuhan...
Apa ini artinya semua telah berakhir
Dia tersenyum padaku
Wajahnya yang seakan membawa cahaya kehidupan baru
Bersama cahaya itu dia pergi dengan lambaian tangan tanda perpisahan
Perpsahanku bersamanya dalam mimpi yang tak akan ku lupakan
Sampai kutemukan lagi suara kekasih dari kisah yang baru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar